Warga Desa Bulukerto di Kota Batu kini menanam kopi Arabica yang sekaligus meningkatkan ekonomi. Hasil kopinya istimewa berkat ditanam di lahan lereng Gunung Arjuno.
Memanfaatkan lahan agar semakin produktif dengan menanam kopi kini dilakukan warga Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Salah satunya Oktavian Dwi Suhermanto yang punya lahan 2.500 meter persegi dan kini siap panen.
Dengan pertanian sistem tumpang sari, Desa Bulukerto menghasilkan kopi dengan rasa kopi yang berbeda. Alhasil kopi Bulukerto yang berada di lereng Gunung Arjuno ini punya rasa khas yang tidak dimiliki daerah lainnya.
Hermawan kepala desa Bulukerto mengatakan dengan menanam kopi perekonomian masyarakat akan semakin meningkat, mengingat tingginya harga kopi dan masih banyaknya peluang pemasaran kopi baik dalam dan luar negeri.
Produk kopi berupa bubuk maupun biji-bijian atau green bean mampu dijual dengan harga cukup tinggi. Untuk produk kopi bubuknya ada 2 yaitu 100 Gram harganya Rp 20 ribuan dan 200 Gram harganya Rp 40 ribu. Sedangkan untuk produk olahan green bean, harganya mencapai Rp 350 ribu per 5 Kg-nya.



