Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memberikan apresiasi dengan menjadikan Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, sebagai lokasi launching program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba).
Wali Kota Batu, Nurochman, menyebut bahwa penunjukan Desa Bulukerto sebagai Desa Bersinar merupakan bentuk kepercayaan besar bagi Kota Batu dari pemerintah pusat. Ia menyebut, program tersebut menjadi momentum penting menuju daerah yang bebas narkoba serta inklusif bagi para penyintas.
“Kota Batu mendapat hadiah luar biasa di ulang tahunnya yang ke-24. Hari ini kita kedatangan langsung Kepala BNN RI untuk mempersiapkan launching Desa Bersinar. Hasil kurasi dari tim BNN RI mengarahkan agar launching nasional nanti bisa dilakukan di Kota Batu oleh Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujar Nurochman, didampingi Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, serta Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, juga Kepala Desa Bulukerto, Suhermawan di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (16/10).
Menurut Nurochman, Desa Bulukerto akan menjadi role model sekaligus spirit bagi desa-desa lain di Kota Batu dalam mengembangkan program serupa. Yang menurutnya, Desa Bulukerto dipilih karena telah memiliki aktivitas produktif bagi para penyintas narkoba, seperti komunitas musik, pengelolaan bonsai, hingga pertanian.
“Para penyintas ini sudah beraktivitas dengan baik. Mereka menjadi contoh bahwa setelah melewati masa sulit, bisa kembali normal dan produktif,” jelasnya.
Pemerintah Kota Batu, lanjut Nurochman, berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan BNN Kota Batu agar program Desa Bersinar dapat berjalan di seluruh wilayah Kota Batu. Bahkan, ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pemberdayaan para penyintas agar tidak lagi merasa terpinggirkan.
“Kita semua harus merangkul para penyintas, bukan mengucilkan. Pemerintah siap memberikan fasilitasi dan dukungan penuh agar mereka bisa bangkit dan hidup normal kembali,” tandas Nurochman. (*)



